Analisis Pemahaman Isi Bacaan Siswa Kelas III Sekolah Dasar Berdasarkan Taksonomi Barrett
Main Article Content
Abstract
Pemahaman isi bacaan merupakan kemampuan dasar yang harus dikuasai siswa sekolah dasar, khususnya pada kelas rendah. Namun pada praktiknya, kemampuan memahami bacaan siswa sering kali masih terbatas pada pemahaman literal dan belum mencapai tingkat interpretatif, kritis, maupun apresiatif. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pemahaman isi bacaan siswa kelas III sekolah dasar berdasarkan Taksonomi Barrett. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian adalah siswa kelas III sekolah dasar. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes pemahaman bacaan yang disusun berdasarkan lima tingkat Taksonomi Barrett, yaitu pemahaman literal, reorganisasi, inferensial, evaluatif, dan apresiatif. Data yang diperoleh dianalisis dengan teknik deskriptif analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemahaman membaca siswa paling dominan berada pada tingkat pemahaman literal, sedangkan kemampuan pada tingkat inferensial, evaluatif, dan apresiatif masih tergolong rendah. Temuan ini menunjukkan perlunya strategi pembelajaran membaca yang lebih variatif dan berorientasi pada pengembangan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa.
Downloads
Article Details
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
How to Cite
References
Barrett, T. C. (1968). Taxonomy of reading comprehension. Reading Research Associates.
Barrett, T. C. (1972). What is reading? Some current concepts. University of Missouri.
Burns, P. C., Roe, B. D., & Ross, E. P. (2013). Teaching reading in today’s elementary schools (11th ed.). Cengage Learning.
Cain, K., Oakhill, J., & Bryant, P. (2004). Children’s reading comprehension ability: Concurrent prediction by working memory, verbal ability, and component skills. Journal of Educational Psychology, 96(1), 31–42. https://doi.org/10.1037/0022-0663.96.1.31
Duke, N. K., & Pearson, P. D. (2002). Effective practices for developing reading comprehension. In A. Farstrup & S. J. Samuels (Eds.), What research has to say about reading instruction (pp. 205–242). International Reading Association.
Kintsch, W. (1998). Comprehension: A paradigm for cognition. Cambridge University Press. https://doi.org/10.1017/CBO9780511529864
Nurhadi. (2016). Teknik membaca. Bumi Aksara.
OECD. (2019). PISA 2018 results: What students know and can do. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/5f07c754-en
Rahim, F. (2018). Pengajaran membaca di sekolah dasar. Bumi Aksara.
Snow, C. E. (2002). Reading for understanding: Toward an R&D program in reading comprehension. RAND Corporation.
Tarigan, H. G. (2008). Membaca sebagai suatu keterampilan berbahasa. Angkasa.
Tarigan, H. G. (2015). Membaca: Sebagai suatu keterampilan berbahasa (Edisi revisi). Angkasa.
Westwood, P. (2008). What teachers need to know about reading and writing difficulties. ACER Press.
Woolley, G. (2011). Reading comprehension: Assisting children with learning difficulties. Springer. https://doi.org/10.1007/978-94-007-1174-7
Zuchdi, D., & Budiasih. (2014). Pendidikan bahasa dan sastra Indonesia di kelas rendah. UNY Press.